Menu ✖

Dark Mode
Bupati Nanda Tegaskan Tidak Ada Praktik Jual Beli Jabatan Pembangunan Infrastruktur DiAkhir Tahun Urung Digelar Demi Menjaga Kualitas, M. Nasir Minta Bupati Pesawaran Undur Pembangunan Fisik di APBD P Tahun Ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum bagi Masyarakat Kurang Mampu dan Anak pada tahun 2027 Sosialisasikan Perbup Hiburan Orgen Tunggal, Bupati Tekankan Jaga Kamtibmas Gubernur Lampung dan Bupati Pesawaran Perkuat Hilirisasi Kakao, Bidik Peluang Pasar Global

Pemerintahan

Dinas TPH Pesawaran Gerak Cepat, Tinjau Sawah Di Kurungan Nyawa Yang Alami Kekeringan

badge-check

Screenshot Perbesar

Screenshot

PESAWARAN-Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Pesawaran bergerak cepat menyikapi persoalan kekeringan yang melanda lahan persawahan di Dusun Wonoharjo, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Sebagai bentuk respons, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas TPH Kabupaten Pesawaran, Rohim, turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Minggu (2/8/2026) guna melihat kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi terbaik bagi para petani.

Rohim mengatakan,Pemerintah Kabupaten Pesawaran selama ini telah melaksanakan berbagai program untuk mendukung sektor pertanian,di antaranya rehabilitasi konservasi, Irigasi Perpipaan (IRPIP), serta bantuan Irigasi Perpompaan (IRPOM) yang saat ini masih dalam proses.

“Di Pesawaran ini sudah banyak yang kita lakukan, seperti rehabilitasi konservasi, IRPIP, dan bantuan IRPON yang saat ini sedang berproses,”ujarnya.

Menurutnya, penanganan lahan sawah yang mengalami kekeringan di Dusun Wonoharjo masih terkendala petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. Pasalnya, luas lahan yang terdampak hanya sekitar 1,5 hektare, sementara syarat minimal untuk mendapatkan bantuan kegiatan seperti IRPON,konservasi, IRPIP maupun pembangunan jaringan irigasi tersier adalah lima hektare.

“Untuk lahan yang mengalami kekeringan ini, kami akan melihat dulu juknisnya. Karena luas lahannya hanya sekitar 1,5 hektare, sedangkan ketentuan dari pusat minimal lima hektare agar dapat dilakukan penanganan melalui program tersebut. Meski begitu, kami tetap akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena juknis berada di kewenangan mereka,” jelasnya.

Rohim menegaskan, pemerintah daerah tetap berupaya memberikan solusi cepat kepada masyarakat. Melalui penyuluh pertanian lapangan (PPL), Dinas TPH telah menawarkan bantuan sumur bor maupun pompa air (alkon) sebagai langkah darurat untuk membantu kebutuhan air bagi lahan pertanian.

Screenshot

Selain itu, berdasarkan hasil peninjauan lapangan, Dinas TPH berencana mengusulkan pembangunan Dam Parit sebagai solusi jangka panjang. Usulan tersebut dinilai memungkinkan karena di kawasan tersebut juga terdapat sekitar empat hektare lahan hortikultura yang ditanami alpukat sehingga manfaatnya akan dirasakan lebih luas.

“Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, kami akan mengusulkan pembangunan Dam Parit. Selain untuk mengatasi kekeringan sawah, di lokasi tersebut juga terdapat sekitar empat hektare tanaman hortikultura berupa alpukat sehingga keberadaan Dam Parit nantinya akan sangat bermanfaat,” ujarnya

Screenshot

Lebih jauh Rohim menjelaskan, penyebab utama kekeringan bukan karena sumber air tidak ada, melainkan debit air yang tersedia tidak mampu memenuhi kebutuhan seluruh lahan persawahan. Kondisi tersebut diperparah dengan bendungan yang menjadi sumber pengairan telah rusak dan beberapa kali jebol meski sudah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat.

“Air sebenarnya masih ada, tetapi debitnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan lahan persawahan. Ditambah lagi bendungan yang ada sudah rusak dan beberapa kali diperbaiki secara swadaya namun tetap jebol. Karena itu, kami akan mengusulkan pembangunan Dam Parit sebagai solusi yang lebih permanen,”pungkasnya.(Rul)

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Nanda Tegaskan Tidak Ada Praktik Jual Beli Jabatan

6 November 2026 - 22:04 WIB

Pembangunan Infrastruktur DiAkhir Tahun Urung Digelar

5 November 2026 - 18:15 WIB

Demi Menjaga Kualitas, M. Nasir Minta Bupati Pesawaran Undur Pembangunan Fisik di APBD P Tahun Ini

31 October 2026 - 16:10 WIB

Pemerintah Kabupaten Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum bagi Masyarakat Kurang Mampu dan Anak pada tahun 2027

30 October 2026 - 07:32 WIB

Gubernur Lampung dan Bupati Pesawaran Perkuat Hilirisasi Kakao, Bidik Peluang Pasar Global

21 October 2026 - 07:30 WIB

Trending on Pemerintahan