PESAWARAN- Bupati Pesawaran Nanda Indira secara tegas dan tanpa kompromi, bahwa tidak ada praktik jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
yang dinilai mampu.
“Saya tegaskan secara terbuka dan tanpa

kompromi, tidak ada praktik jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Pesawaran.
Praktik jual beli jabatan, apa pun bentuknya, adalah pelanggaran berat terhadap aturan hukum dan norma agama,”ungkap Nanda Indira saat pelantikan pejabat esselon III dan Esselon IV di Rumah Dinas Bupati Pesawaran, Jumat 6 November 2026
Yang jelas, Pemerintah Pesawaran tetap memegang teguh sistem merit dengan
pengukuran kinerja yang jelas dan transparan.
“Jika ada oknum yang meminta atau menawarkan “uang pelicin” dalam proses perolehan jabatan, segera laporkan langsung
kepada saya,”tegasnya
Ke depan, lanjut Nanda, tugas pemerintahan yang dihadapi akan
semakin berat dan kompleks. Tentunya membutuhkan birokrat yang tidak hanya bisa bekerja dengan biasa-biasa saja,
melainkan mereka yang memiliki integritas tinggi dan kapasitas yang mampu menjalankan setiap program kerja.
“Oleh karena itu, saya berjanji kepada setiap Pejabat yang dilantik hari ini untuk terus berinovasi, membangun komunikasi dan kolaborasi yang kuat antar ÂPerangkat Daerah,”ucapnya
Untuk itu, Nanda meminta kepada ASN yang baru dilantik, harus optimal dalam
menjalankan tugas, saling bersinergi, dan menghilangkan ego sektoral. Kolaborasi ini akan menjadi penentu keberhasilan pembangunan ke depan, khususnyadalam mewujudkan visi CAKEP Pesawaran.
“Selamat kepada pejabat yang dilantik,Bekerjalah dengan sepenuh hati.
Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan. Semoga Allah SWT selalu merihoi usaha kita semuadalam membangun Kabupaten Pesawaran yang kita cintai,”pungkasnya (Rul)



















