Menu

Dark Mode
Harumkan Lampung, Putri Marshanda Raih Juara I Karate International Championship 2026 Pejabat Pesawaran Alih Tugas Ke Lamsel Raih Nilai Tertinggi JPTP Aksi Long March Ribuan Masyarakat Adat Pitung Tiyuh Tanjung Kemala Tuntut Kepastian Hukum Tanah Adat DPRD Pesawaran Menyoal Pembangunan Ruas Jalan Lingkungan di Teluk Pandan Tegas. Kapolda Lampung Intruksikan Jajaran Tembak Ditempat Pelaku Begal Polda Lampung Berhasil Ungkap Kasus Curat Ranmor yang Mengakibatkan Gugurnya Bripka (Anumerta) Arya Supena

Pemerintahan

PDAM dan Pemda Akan Ambil Langkah Tegas Soal Pemindahan Pelanggan SPAM

badge-check

PDAM dan Pemda Akan Ambil Langkah Tegas Soal Pemindahan Pelanggan SPAM Perbesar

PESAWARAN.LENSA MEDIA-Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Pesawaran yang pengerjaannya dilakukan oleh Dinas PUPR Pesawaran belum dapat beroperasi secara maksimal.

Direktur PDAM Pesawaran, Hery Kurniawansyah, mengakui bahwa proyek tersebut masih menghadapi sejumlah kendala yang menghambat efektivitas layanan kepada masyarakat. Beberapa faktor yang menjadi penyebab utama ketidakefektifan SPAM Rp8 miliar ini antara lain kebocoran pipa dan penolakan masyarakat terhadap pemindahan jalur distribusi air dari jalur lama ke jalur baru.

 “Di jalur lama itu selain pelanggan lama, juga ada pemakai yang tidak terdaftar sebagai pelanggan kami. Sehingga enggan untuk dipindahkan, makanya proses pemindahan ini terkendala. Sedangkan untuk pipa yanh bocor masih menjadi tanggung jawab Dinas PUPR, kami hanya pengelolaannya saja” ungkap Hery, pad Rabu 19 Februari 2025. Namun,

Ketika ditanya apakah instalasi pipa dan perencanaan proyek yang dilakukan oleh Dinas PUPR Pesawaran sudah memenuhi standar PDAM, Hery enggan memberikan jawaban yang tegas.

 “Kalau terkait teknis mulai dari proses perencanaan, lelang sampai proyek itu jadi tidak melibatkan pihak PDAM dan pihaknya hanya sebagai pengelola setelah adanya serah terima,” jelasnya.

Dikatakan, bahwa pihaknya tetap berupaya memindahkan seluruh pelanggan ke jalur baru, meski mendapat perlawanan dari masyarakat. Bahkan, pihaknya akan melibatkan kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) guna memastikan proses pemindahan berjalan tanpa hambatan.

 “Selama ini saat petugas melakukan pemindahan pelanggan mendapat perlawanan dari masyarakat. Maka kita akan libatkan kepolisian dan Satpol PP. Kalau semua pelanggan dari jalur lama pindah ke jalur baru dan jalur lama ditutup, maka jalur baru akan berfungsi dengan maksimal,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa alih-alih mencari solusi yang lebih komunikatif, PDAM justru mengambil langkah represif dengan melibatkan aparat keamanan. Hal ini bisa menjadi preseden buruk dalam pelayanan publik. Dimana pendekatan dialog dan sosialisasi seharusnya lebih diutamakan sebelum tindakan koersif dilakukan. (Rul)

Facebook Comments Box

Read More

Pejabat Pesawaran Alih Tugas Ke Lamsel Raih Nilai Tertinggi JPTP

18 June 2026 - 09:44 WIB

DPRD Pesawaran Menyoal Pembangunan Ruas Jalan Lingkungan di Teluk Pandan

11 June 2026 - 17:40 WIB

Perkim Pesawaran Klaim Pergeseran Anggaran Rp4,7 Miliar Sesuai Mekanisme

15 May 2026 - 18:15 WIB

Pergeseran Anggaran Rp 4,7 M di Dinas Perkim Diduga Tidak Sesuai Aturan

13 May 2026 - 17:56 WIB

600 Kantong Minyak Goreng Ludes Terjual Saat Operasi Pasar Minyak Goreng

12 May 2026 - 16:18 WIB

Trending on Pemerintahan