TANGGAMUS,LENSAMEDIA.CO.ID— Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan menyerahkan bantuan bibit padi secara simbolis kepada 270 petani yang ada di Kabupaten Tanggamus, Lampung.Penyerahan dilakukan secara simbolis di Pekon Banjarmanis Kecamatan Gisting, Sabtu 7 Juni 2025 sebagai bagian dari realisasi aspirasi DPR RI Tahun 2025 dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di daerah.
Total ada empat pekon di Kecamatan Gisting yang mendapat bantuan bibit dari politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan bibit, Bupati Tanggamus Hi. Moh. Saleh Asnawi, Wakil Bupati (Wabup) Agus Suranto, Asisten Bidang Ekobang, Hendra Wijaya Mega, Kepala Dinas KPTPH Catur Agus Dewanto, Camat Gisting Purwanti, serta Staf Khusus Menteri Perhubungan Tedi Kurniawan yang mendampingi Putri Zulkifli Hasan.
Bupati Tanggamus Moh.Saleh Asnawi memberikan apresiasi atas perhatian yang berkelanjutan dari Putri Zulkifli Hasan terhadap masyarakat Tanggamus, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan di daerah.
“Atas nama Pemda dan seluruh masyarakat Tanggamus, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Putri Zulkifli Hasan. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban petani, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan mendukung capaian swasembada beras di Kabupaten Tanggamus,” kata Saleh Asnawi.
Bupati juga menegaskan bahwa saat ini Tanggamus berhasil mencatatkan surplus beras lebih dari 36.000 ton dan terus berkomitmen menjadi salah satu lumbung pangan nasional.
“Dengan bantuan seperti ini, kita optimis akan terus mempertahankan bahkan meningkatkan produksi padi di wilayah kita,”ujarnya.
Total bantuan yang disalurkan sebanyak 198.975 kg bibit padi, terdiri dari dua varietas unggulan yakni Ciherang sebanyak 108.675 kg dan Inpari 32 sebanyak 90.300 kg.
Bantuan ini diperuntukkan bagi areal tanam seluas 7.959 hektar, dengan jumlah penerima sebanyak 18.428 petani yang tersebar di 159 pekon dari 18 kecamatan. Kecamatan Pulau Panggung menjadi penerima terbanyak dengan 84 kelompok tani.
Proses penyebaran bibit dilakukan pada bulan Mei dan Juni, sedangkan masa tanam direncanakan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan sejumlah kebutuhan infrastruktur irigasi yang mendesak untuk mendukung produktivitas lahan pertanian.
Pemkab Tanggamus telah mengajukan proposal melalui aplikasi SIPURI milik Kementerian PUPR untuk perbaikan lima titik jaringan irigasi prioritas, antara lain di wilayah Semaka, Merabung Sistem, Mincang Sistem, Bulok Sukamara, dan Tebu Sistem.
“Kami mohon kepada Ibu Putri untuk dapat mendorong percepatan realisasi usulan ini di tingkat pusat. Karena tanpa jaringan irigasi yang memadai, mustahil pertanian kita bisa berkembang maksimal. Apalagi Tanggamus masuk dalam target lumbung pangan nasional,”ujar Saleh Asnawi.
Selain itu, Pemkab juga mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan), seperti combine harvester, traktor roda dua dan empat, serta cultivator. Usulan tersebut telah diterima oleh Putri Zulkifli Hasan dan dikabarkan sedang dalam proses di kementerian terkait.
Dalam kesempatan tersebut Saleh Asnawi juga mengajak seluruh masyarakat Tanggamus untuk terus mendukung program pembangunan, terutama di sektor pertanian, dengan semangat kerja yang jujur dan berorientasi pada hasil.
“Kita akan terus berjuang bersama demi kesejahteraan petani. Mari kita pertahankan budaya kerja jalan lurus. Dengan niat baik dan kerja keras, Insya Allah semua cita-cita akan tercapai,”pungkas Bupati.

















