“ Menindaklanjuti hasil pansus PAD, kita lakukan optimalisasi realisasi PBB P2. Yakni dengan melalukan monitoring, evaluasi dan penagihan tunggakan pajak secara estafet di seluruh kecamatan di Pesawaran. Kita hadirkan kepala desa, kepala dusun, dan kolektor masing masing kecamatan dan desa,”ungkap Kepala Bapenda Pesawaran Evans Saggita R, didampingi Kabid PBB-BPHTB Andri Octavia beserta Kepala Sub Bidang Pemungutan PBB dan BPHTB Alpian saat dikonfirmasi, Jumat 28 November 2025


Dikatakan, saat ini sosialisasi, monitoring dan penagihan masih berjalan di sejumlah kecamatan. Seperti Kecamatan Tegineneng, Negerikaton, sebagian wilayan Kecamatan Gedongtataan dan wilayah pesisir Pesawaran. Dimana, dari hasil turun ke lapangan tersebut, realisasi PBB P2 hingga saat ini mencapai sekitar 87 persen.
“ Tentunya kita optimis, hingga 31 Desember, realisasi PBB P2 dapat kita maksimalkan,”ucapnya
“ Kita berharap peran aktif wajib pajak serta aparatur desa untuk melakukan pencatatan saat terjadi transaksi jual beli objek pajak di wilayah masing masing,”ujarnya
Ditambahkan Sekretaris Bapenda Pesawaran Dani Primaputra Syukri bahwa ketetapan PBB P2 pada Tahun Anngaran 2025 dipatok 12 miliar rupiah.

“ Sesuai arahan pimpinan dalam hal ini Bupati, kita lakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan realisasi PBB. Salah satunya monitoring, evaluasi dan jemput bola melakukan penagihan kepada wajib pajak (WP),”tandasnya (Rul)


















