Menu ✖

Dark Mode
Bupati Nanda Tegaskan Tidak Ada Praktik Jual Beli Jabatan Pembangunan Infrastruktur DiAkhir Tahun Urung Digelar Demi Menjaga Kualitas, M. Nasir Minta Bupati Pesawaran Undur Pembangunan Fisik di APBD P Tahun Ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum bagi Masyarakat Kurang Mampu dan Anak pada tahun 2027 Sosialisasikan Perbup Hiburan Orgen Tunggal, Bupati Tekankan Jaga Kamtibmas Gubernur Lampung dan Bupati Pesawaran Perkuat Hilirisasi Kakao, Bidik Peluang Pasar Global

Headline

Dukung Swasembada Pangan, Bupati Dendi dan Gubernur Luncurkan Program Inkubasi UMKM Produsen POC

badge-check

Dukung Swasembada Pangan, Bupati Dendi dan Gubernur Luncurkan Program Inkubasi UMKM Produsen POC Perbesar

PESAWARAN.LENSA MEDIA-Ketahanan pangan berkelanjutan merupakan salah satu program utama dalam Asta Cita Presiden Prabowo. Dimana Presiden mendorong untuk Indonesia mampu menjadi negara yang swasembada pangan berkelanjutan dengan menekan bahkan tanpa impor pangan khususnya beras.

Dalam Upaya mendukung program astacita swasembada pangan tersebut,Presiden Prabowo dan Gubernur Lampung RMD dalam 100 hari kerja menggelontorkan program inkubasi lahirnya 30 UMKM Produsen Pupuk Organik Cair yang tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Pesawaran.

“Program ini bertujuan untuk memberikan stimulus kepada Gapoktan agar mampu dan mau memproduksi pupuk organik cair secara mandiri dengan memanfaatkan bahan-bahan limbah yang ada di sekitar.”kata Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Pesawaran ,Joni Arizoni,Jum,at (13/06/2025).

 

Dijelaskan Joni,dengan diproduksinya Pupuk Organik Cair secara mandiri tersebut dapat mendorong petani untuk tidak bergantung kepada pupuk kimia subsidi.

“Selain itu pupuk organik yang dihasilkan lebih murah dan ramah lingkungan sehingga lahan pertanian akan menjadi lebih subur dan berkalanjutan.”jelasnya.

Lebih lanjut Joni ,mengutarakan Pupuk Organik Cair (POC) adalah pupuk yang dibuat dari bahan organik yang sudah melalui proses fermentasi atau pembusukan menjadi bentuk cair.” POC ini mengandung berbagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman, seperti unsur hara makro (N, P, K, Ca, Mg, S) dan unsur hara mikro. POC biasanya dibuat dari sisa-sisa tanaman, kotoran hewan, atau limbah organik lainnya”ujarnya.

Joni menambahkan ,Unit Produksi POC yang diberikan kepada Gapoktan pelaku UMKM POC berupa unit peralatan produksi POC dan mikroba penyubur tanah, sehingga POC yang dihasilkan merupakan POC yang berkualitas baik yang mampu menunjang proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman dengan baik.

“Sehingga produksi dapat meningkat dan memberikan dampak perbaikan kepada lahan pertanian. Program ini bukan hanya sebatas pemberian unit peralatan produksi tetapi diberikan pendampingan oleh tim ahli POC yang memberikan pendampingan, pelatihan, dan pengawalan sehingga diharapkan program ini bisa berjalan sesuai harapan dan berkelanjutan.”tambahnya .(Adv)

Facebook Comments Box

Read More

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

12 September 2026 - 08:46 WIB

Munas Ke- III PJS Soroti Berbagai Isu Strategis Industri Media

22 July 2026 - 18:23 WIB

Pemkab Pesawaran Raih Penghargaan UKPBJ Proaktif Dari LKPP RI

25 February 2026 - 20:00 WIB

Khuzil Afwa Kahuripan didaulat Jadi Kepala Kemenag Pringsewu

13 February 2026 - 12:18 WIB

Langgar Kode Etik, DPD NasDem Berikan Warning Keras Kepada TM

2 February 2026 - 14:37 WIB

Trending on Headline