PESAWARAN.LENSA MEDIA- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran nomor urut 1, Supriyanto–Suriansyah, perkuat sinergitas dengan insan pers di kabupaten setempat. Kali ini pasangan berjargon SUPER tersebut sambangi Forum Komunikasi Wartawan Kabupaten Pesawaran (FKWKP)


Dalam sambutannya, Supriyanto menyampaikan bahwa perjuangan mereka akan terus dilanjutkan hingga kemenangan diraih. Dirinya menekankan bahwa pencalonannya bersama Suriansyah didasari oleh prinsip kebersamaan dan tekad kuat untuk mewujudkan perubahan nyata di Kabupaten Pesawaran.
“Kami mencalonkan diri sepenuh hati untuk membawa perubahan. Isu-isu yang menyebut saya boneka, penghianat, dan lainnya tidaklah benar. Kami hadir untuk menjawab harapan masyarakat,” ungkap Supriyanto.
Sementara, Suriansyah, calon wakil bupati, menyampaikan bahwa kehadiran mereka adalah untuk menjawab cita-cita besar masyarakat Pesawaran.
“Kami datang untuk mewujudkan harapan masyarakat agar Pesawaran menjadi lebih baik. Insya Allah, pembuktian itu akan terlihat pada 24 Mei mendatang,” tegasnya.
Ditambahkan Ketua Tim Pemenangan 01, Bambang Suheri, turut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dan mengajak seluruh insan pers untuk bersinergi dalam menghadirkan informasi yang akurat dan menangkal hoaks.
Saya sangat bahagia bisa berkumpul di kediaman Bung Feri Darmawan. Pers memiliki peran penting dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat,” ucapnya.
Bambang juga menegaskan bahwa pasangan Supriyanto–Suriansyah akan melanjutkan program-program pembangunan yang sebelumnya telah dirancang oleh Aries Sandi dan Supriyanto, terutama di bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan aparatur Desa.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Pesawaran, Yusak, menyampaikan bahwa masih banyak tenaga honorer di Pesawaran yang belum diangkat menjadi PPPK.
“Tahun lalu hanya sekitar 260 honorer yang diangkat, padahal totalnya lebih dari 3.000. Insya Allah, pasangan Supriyanto–Suriansyah akan mengupayakan pengangkatan minimal 1.000 honorer per tahun,” tegasnya.
Di akhir pertemuan, pasangan ini berkomitmen untuk mengatasi defisit anggaran daerah dengan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar seluruh program pro-rakyat dapat terwujud.

















