Menu ✖

Dark Mode
Bupati Nanda Tegaskan Tidak Ada Praktik Jual Beli Jabatan Pembangunan Infrastruktur DiAkhir Tahun Urung Digelar Demi Menjaga Kualitas, M. Nasir Minta Bupati Pesawaran Undur Pembangunan Fisik di APBD P Tahun Ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran Dorong Pembentukan Perda Bantuan Hukum bagi Masyarakat Kurang Mampu dan Anak pada tahun 2027 Sosialisasikan Perbup Hiburan Orgen Tunggal, Bupati Tekankan Jaga Kamtibmas Gubernur Lampung dan Bupati Pesawaran Perkuat Hilirisasi Kakao, Bidik Peluang Pasar Global

Headline

Dinilai Membahayakan, M. Nasir Minta Bupati Dendi Copot Oknum Kabid PSP Dinas TPH

badge-check

Dinilai Membahayakan, M. Nasir Minta Bupati Dendi Copot Oknum Kabid PSP Dinas TPH Perbesar

PESAWARAN.LENSA MEDIA- Wakil ketua I DPRD Kabupaten Pesawaran M Nasir geram terhadap ulah oknum Kabid prasarana dan sarana pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Rohim, yang diduga memotong anggaran proyek pembangunan irigasi pada beberapa kelompok tani.

“Menyikapi persoalan persoalan kasus yang dilaporkan kejaksaan ini, jelas indikasinya mark up yang luar biasa, dan saya mendapat laporan berbeda, terkait program yang sama di Kecamatan Wayratai, kelompok tani hanya diberi Rp10 juta dari seharusnya Rp75 juta guna perbaikan irigasi,” ungkap M Nasir usai rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Pesawaran, Jumat, 4 Juli 2025.

Tentunya, anggran Rp10 juta itu tidak dikerjakan dengan alasan untuk uang kas saja.

“Itu (program pembangunan irigas) jelas murni fiktif, maka untuk itu saya berharap adanya evaluasi dari pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk segera menindaklanjutinya sebagai kasus hukum.Dan hal berbeda pun saya mendengar, bahwa ada dugaan jual beli alat mesin pertanian, bantuan dari pemerintah pusat. Ini luar biasa parahnya, dan jika oknum ini tidak diberi efek jera, kasihan petaninya.”

Menurut ketua DPD Nasdem Kabupaten Pesawaran itu, tindakan oknum tersebut harus segera diproses secara hukum dan perundang undangan yang berlaku.

“Program presiden yang sangat konsen di bidang pertanian itu dikotori oleh ulah ulah oknum, dan harapan saya kepada kejaksaan, dan kepada bupati Pesawaran, agar orang orang sepert inl ini harus segera dicopot dan dipecat dari jabatannya. Ini sudah sangat membahayakan,” kata dia.
Terpisah, ketua Kelompok Tani dan Nelayan Kabupaten Pesawaran Saptoni menyatakan agar Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Dinas TPH untuk segera mengevaluasi kinerja oknum Kabid PSP Rohim.

“Bupati Pesawaran dan dinas untuk dapat mengevaluasi kembali kinerja kabid tersebut, dan perlu pendalam serius untuk kecamatan lain. Karena tidak menutup kemungkinan, oknum kabid ini juga memotong anggaran kelompok tani yang diperuntukan guna pembangunan proyek irigasi,”singkatnya

Sebelumnya, Diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang terhadap para kelompok tani,didalam pengerjaan proyek kegiatan perbaikan jaringan irigasi di lima kelompok tani di Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran,Kabid PSP di Dinas Tanama Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten setempat dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran.(Rul)
Facebook Comments Box

Read More

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

12 September 2026 - 08:46 WIB

Munas Ke- III PJS Soroti Berbagai Isu Strategis Industri Media

22 July 2026 - 18:23 WIB

Pemkab Pesawaran Raih Penghargaan UKPBJ Proaktif Dari LKPP RI

25 February 2026 - 20:00 WIB

Khuzil Afwa Kahuripan didaulat Jadi Kepala Kemenag Pringsewu

13 February 2026 - 12:18 WIB

Langgar Kode Etik, DPD NasDem Berikan Warning Keras Kepada TM

2 February 2026 - 14:37 WIB

Trending on Headline